hanesovia

20Sep

Sepotong lirik lagu yang terngiang-ngiang di kepala saya adalah “Siapa bilang lansia tidak berguna?”. Dengan nada yang sama dengan lagu jadul “Balada Pelaut” tetapi liriknya diganti. Mereka bernyanyi dengan hati. Sudah lansia tetapi masih semangat. Eco Camp kedatangan tamu kunjungan dari lansia katedral Bandung, Ibu Surono dan teman-temannya. Mereka mengadakan rekoleksi di Eco Camp dengan Romo Ferry SW.

Dimulai dengan latihan chikung di halaman depan Eco Camp. Para lansia mengikuti setiap gerakan Chikung dengan semangat. Chikung adalah latihan untuk menyeimbangkan Yin-Yang yang didalam tubuh. Chikung sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit. Kurang lebih satu jam para lansia berlatih Chikung. Setelah selesai, mereka beristirahat selama 15 menit sebelum rekoleksi.

Seperti biasanya, para lansia disambut oleh kakak-kakak Ksatria Shambala dengan upacara minum teh dan sedikit sharing mengenai 7 kesadaran baru hidup ekologis yang merupakan pegangan dan yang selalu kami perjuangkan di Eco Camp. Mereka sangat antusias dan masih punya semangat yang luar biasa untuk belajar. Karena mereka masih berguna dan punya cinta yang sangat besar.

Ditemani oleh Bunda Teko (Pendiri Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup) yang sangat aktif di kegiatan-kegiatan lansia dan organisasi Wanita Katolik Bandung, para lansia sangat senang dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena mereka juga disambut oleh Bunda Teko.

Kegiatan rekoleksi diakhiri dengan misa yang dipimpin oleh Romo Ferry. Dalam khotbahnya, Romo berpesan kepada mereka agar mereka mampu menjadi lansia yang berbahagia. Sungguh-sungguh menjadi manusia beragama yang menghargai keberagaman dan kemajemukan.

15Sep

Pelajaran ini berawal dari ketika saya melihat ibu Shierly sedang mengelap meja-meja di ruang makan dengan bahagia. Bukankah mengelap meja adalah pekerjaan ibu Ntin atau ibu Titin ? Dipenuhi rasa penasaran, saya mendekati ibu Shierly. Rasa penasaran itu akhirnya saya utarakan. Ibu Shierly mengatakan bahwa, beliau sedang melakukan sesuatu untuk mematahkan kebiasaan yang sudah ditanam sejak 350 tahun yang lalu. Kebiasaan majikan dan jongos. Banyak orang yang menganggap bahwa, pekerjaan mengelap meja adalah pekerjaan yang pantas dilakukan oleh asisten rumah tangga bukan majikan. Semenjak adanya kolonial, pembagian kasta itu mendarah daging dan menjadi kebiasaan. Sesungguhnya, mengelap meja bukan pekerjaan asisten rumah tangga tetapi pekerjaan semua manusia berkualitas. Bukannya itu yang disebut equality?

12Sep

Planet Bumi sedang dalam bahaya. Polusi di darat, laut dan udara mengancam tak hanya manusia, tapi juga makhluk lain di alam semesta. Kita semua tahu hal ini. Hutan yang ditebangi dan gundul, kebakaran yang terjadi setiap tahun. Kehidupan fauna dan flora di hutan, gunung, dan lautan rusak dan binasa. Semuanya karena kita penyebabnya: manusia. Tanah menjadi gersang, tak bisa lagi ditanami. Lebih parah bahkan. Terkontaminasi oleh pestisida. Pada puncaknya, manusia ternyata boros dengan sumber alam. Yang sesungguhnya tak hanya untuk manusia di masa kini. Tapi juga anak-cucu kita kelak di masa depan.

Apa kata makhluk hidup lain ? Apa yang bisa kita lakukan sekarang? Dengan niat menyebarkan kebaikan. Mari belajar bersama di Eco Camp demi dunia yang lebih baik.

Aktivitas

Aktivitas untuk TK dan SD

Surprise Vegies (Menggambar dan Menanam Benih) – TK/SD (Kelas 1,2 dan 3)

Kegiatan Surprise Vegie dilakukan di kebun. Dengan ditemani oleh kakak-kakak instruktur yang disebut Ksatria Shambhala, adik-adik berkeliling di area kebun EcoCamp. Setelah itu, setiap adik memilih satu jenis sayuran yang dilihat di kebun untuk digambar. Adik-adik harus fokus dengan tanaman yang dipilihnya sendiri, berusaha menggambar sebagus mungkin, juga harus tahu nama sayuran tersebut. Selanjutnya, setelah selesai menggambar, adik-adik akan diberi benih tanaman sesuai dengan yang digambar. Benih tanaman itu untuk ditanam dirumah. PRnya adalah: adik-adik harus menanam benih. Memeliharanya. Menyiraminya. Sampai tumbuh dengan baik dan sehat. Setelah tumbuh, adik-adik harus memperhatikan tanaman tersebut dengan cermat. Bandingkanlah dengan gambar yang aik-adik buat di Eco Camp. Apakah sama bentuknya? Warna daunnya? Bentuk batangnya? Tinggi atau panjangnya!?. Jika ya, maka adik-adik sudah berhasil merawatnya
dan menumbuhkannya dengan benar. Jika tidak, maka adik-adik harus belajar lagi untuk menggambar dan merawat tanaman. Gampang kan?

 

Pebbles Meditation (Menggambar di atas Batu) – TK/SD (Kelas 1,2 dan 3)

Kegiatan Pebbles Meditation dilakukan di dalam ruangan dan dalam keadaan hening. Adik-adik akan  diberikan 4 buah batu dan diberi spidol warna. Pertama-tama, adik-adik akan diajak untuk duduk hening dan mulai diceritakan bahwa setiap manusia akan pasti mempunyai 4 sifat yaitu indah seperti bunga, kuat seperti gunung, tenang seperti air dan luas seperti langit. Setelah itu, dimulai dengan menggambar bunga
di salah satu batu. Begitu seterusnya sampai 4 batu tergambar. Selanjutnya batu-batu ini satu persatu disimpan di depan dada dan kakak-kakak akan menceritakan tentang simbol-simbol yang ada di batu tersebut. Setelah itu, batu-batu ini dibawa pulang dan disimpan dikamarnya masing-masing untuk dilihat ketika suatu saat adik-adik merasa sedih dan putus asa.

Menanam Sumbu Kompor – SD (Kelas 4,5 dan 6)

Kegiatan menanam dengan sumbu kompor ini akan dilakukan di Camping Ground Eco Camp. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pertanian yang sederhana. Bertani dengan cara “sumbu kompor” bisa dilakukan di tengah masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan yang banyak dan waktu yang sedikit. Dengan ditemani kakak-kakak, adik-adik akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian, botol plastik yang sudah dibawa, dipotong 1/4 bagian atasnya dan tutup botolnya dibuat lubang. Setalah itu, sumbu dimasukkan kedalam botol dan dilewatkan melalui tutup botol yang sudah dilubangi dan disimpan di bagian 1/4 botol yang disimpan di bagian atas. Bagian 3/4 botol diisi air hingga sumbu kompor terendam. Setelah itu adik-adik boleh membawa hasil dari “sumbu kompor”nya sendiri.

 

Aktivitas untuk SMP dan SMA

Council Of All Beings – SMP

Kegiatan Council Of All Beings ini adalah teater simbolik yang merupakan teater penyadaran akan hubungan manusia dengan semesta alam. Dalam kegiatan ini, adik-adik akan berlatih untuk mendengar suara-suara yang ada di alam. Setelah itu, ditantang untuk membuat topeng hewan dan tanaman yang akhirnya dipakai saat pertunjukkan. Teater ini membuat kita lebih dekat dan merasakan kehadiran makhluk hidup lain selain manusia.

NgeMol Yuk! – SMP

Kegiatan ini akan dilakukan di camping ground. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberitahu tentang mikroorganisme, manfaat dan peran mikroorganisme untuk alam semesta. Selain itu, menambahkan kepekaan anak-anak bahwa sebenarnya selama ini hidup kita dibantu oleh makhluk kecil yang tidak terlihat. Pertama, kakak-kakak akan menjelaskan peranan mikroorganisme di alam semesta sebagai penggembur tanah dan penyedia nutrisi sebagai tanaman. Peranan MOL sendiri berguna sebagai pupuk cair untuk tanaman. Setelah itu, kakak-kakak akan mempraktikan cara pembuatan mol dengan sederhana: pertama memasukan sampah organik sebagai sumber bakteri, lalu memasukan air cucian beras sebagai “rumah” para bakteri, setelah itu menambahkan ampas kecap sebagai “makanan” bakteri dan dijelaskan proses dalam bahan tersebut. Kemudian, adik-adik akan diberi kesempatan untuk membuat mol per kelompok. Setelah selesai, adik-adik boleh membawa MOL yang sudah jadi dalam botol kecil.

 

Generation Wake Up – SMA

Generation Wake Up adalah simposium untuk menyadarkan adik-adik mengenai permasalahan dunia. Dalam simposium ini, adik-adik akan ditantang untuk menjawab empat pertanyaan yaitu “Siapa Kita (Personal dan Generasi)?”, “Dimana Kita Berada?”, “Apa yang harus kita rubah?” dan “Apa yang bisa kita lakukan”. Dalam sesi ini juga, adik-adik akan mendapatkan data, video dan kegiatan-kegiatan kecil didalamnya dan diakhiri dengan menerima kartu komitmen dan memakai gelang komitmen. Kartu komitmen ini yang akan ditulis dengan komitmen-komitmen atau janji konkret yang mau adik-adik lakukan dan perjuangkan untuk kebahagiaan ibu bumi. Gelang komitmen ini yang akan membuat kita terus mengingat apa yang kita tulis dalam kartu komitmen tersebut.

 

Harga

Minimal 15 orang per kunjungan

– Kegiatan 2 jam Rp.25000 per orang

– Kegiatan 4 jam Rp.55000 per orang

 

Rundown

Kegiatan 2 Jam

09.00 – 09.30 Pembukaan & Tea Ceremony

09.30 – 11.00 Aktivitas (salah satu aktivitas  yang sesuai dengan pilihan)

11.00 Snack sederhana

Kegiatan 4 Jam

09.00 – 09.30 Pembukaan & Tea Ceremony

09.30 – 10.30 Apa yang terjadi dengan rumah kita

10.30 – 12.00 Aktivitas (salah satu aktivitas yang sesuai dengan pilihan)

12.00 – 13.00 Makan siang sederhana

08Sep

Bayangkan pohon yang tumbuh bersama di hutan. Mereka tidak berbicara, tapi mereka dapat merasakan kehadiran sesamanya. Ketika melihat mereka, kita akan mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apapun. Tetapi mereka tumbuh dan menyediakan udara bersih untuk kehidupan dapat bernafas. Alih-alih menggambarkan meditasi duduk sebagai latihan konsentrasi, melihat lebih mendalam, dan mendapatkan ilmu. Saya menggambarkan meditasi duduk adalah untuk menikmati kebahagiaan dari duduk, sepenuhnya hidup dan dekat dengan keajaiban kerja tubuh, udara bersih, suara manusia dan burung-burung, dan perubahan warna langit.

Thich Nath Hanh – How To Sit

Pikiran yang dangkal mengalahkan hati yang melihat secara mendalam. Tujuan, target, deadline, dan masih banyak lagi, apapun itu selalu dipikirkan setiap waktu. Hari yang berlari begitu cepat menjemput minggu, bulan bahkan tahun membuat kita lupa untuk bernapas. Napas yang paling penting dalam hidup saja dilupakan apalagi berhenti melakukan sesuatu. Tidak melakukan apapun, bukan hal fisik saja tetapi hal-hal yang bukan fisik seperti berpikir. Doing nothing bukan berarti kita bermalas-malasan. Tetapi kita lihat kembali ke dalam hati kita dan rasakan sekeliling kita. Dengan latihan ini kita dapat merasakan orang lain dan merasa satu dengan alam semesta. Latihan ini mengasah rasa.

Saya sedang melatih diri untuk mengerjakan segala sesuatu dengan hati. Apapun itu talenta yang harus saya pertanggung-jawabkan. Sebesar dan sekecil apapun tanggung jawabnya.

08Sep

Melihat secara mendalam.
Itulah melambat.
Sesungguhnya duduk hening sangat berguna. Membantu kita untuk sembuh dan berubah menjadi lebih baik.
Membantu kita bertemu dan melihat diri kita secara mendalam dan juga melihat sekeliling kita dengan lebih jelas dan jernih.
Melihat secara mendalam akan membuat relung batin kita menjadi terang.
Dan masuk ke dalam hati untuk melihat sifat asli.

– Thich Nath Hanh (How To Sit)

07Sep

Mengapa kita duduk ?
Ketika kita duduk, duduk akan membawa kegembiraan dan menutrisi diri kita dan orang lain.
Setiap kali kita duduk, duduk yg sedemikian rupa dapat membawa keuntungan bagi dunia.
Ketika kita duduk, kita menyatu dengan alam, kita melepaskan segala ketegangan, kita merasakan ketenangan
Kita merasakan kebahagiaan ketika
kita duduk seperti bunga teratai bukan seperti arang yang membara..😃

Ibu Phei mengatakan bahwa, rutinas yg begitu padat membuat saya sulit untuk duduk tanpa melakukan sesuatu. Duduk hening baru saya rasakan setelah beberapa kali datang ke Eco Camp menikmati suara-suara alam walau hanya beberapa menit. Duduk hening memberikan energi tersendiri untuk menghadapi tugas-tugas yang telah menunggu untuk hari-hari berikutnya.

THICH NATH HANH – How To Sit

07Sep

“Memikirkan diri sendiri itu baik, tetapi memikirkan diri sendiri dalam tim itu egois”.

Banyak hal yang membuat manusia salah memandang dunia dan mengejar sesuatu yang salah. Mengapa? Karena, sebenarnya manusia mempunyai Delapan Kesadaran. Delapan Kesadaran inilah yang menunjukkan keberadaan kita sebagai manusia. Delapan Kesadaran tersebut adalah :

  1. Kesadaran Penglihatan
  2. Kesadaran Pendengaran
  3. Kesadaran Penciuman
  4. Kesadaran Pengecap
  5. Kesadaran Perasa
  6. Kesadaran Pikiran
  7. Kesadaran Emosi
  8. Kesadaran Alayah

Kesadaran nomor 1 sampai dengan kesadaran nomor 5 adalah lima panca indra yang sering disebut sebagai kesadaran badan. Selanjutnya adalah kesadaran pikiran yang lebih tinggi dari kesadaran badan. Kesadaran ini yang sering disebut six sense. Selanjutnya adalah kesadaran emosi. Kesadaran Emosi lebih tinggi dari kesadaran pikiran apalagi kesadaran badan. Emosi itu baik, yang tidak disarankan adalah langkah setelah ada reaksi emosi tersebut. Emosi bergerak lebih cepat dari pada pikiran dan badan. Kesadaran yang terakhir adalah kesadaran alayah. Kesadaran ini seperti gudang. Gudang yang kosong maupun penuh.

Singkatnya, ketika kita merasa jengkel, emosi, bahagia dan apapun yang kita rasakan akan disimpan dalam gudang tersebut. Semuanya akan disimpan terus disitu sampai suatu saat penuh. Gudang ini menunjukkan siapa diri kita sebenarnya. Ketika yang terkumpul didalam gudang adalah sesuatu yang negatif maka secara tidak sadar kita selalu memelihara hal itu dan menjadi orang yang selalu negatif, dan sebaliknya ketika kelakuan dan pikiran baik yang selalu disimpan maka yang kita lakukan dan pikirkan akan selalu baik adanya.

Ketika gudang sudah penuh dengan yang buruk maka gudang ini harus dikosongkan. Setelah dikosongkan baru diisi lagi dengan hal-hal yang baik. Cara mengosongkannya adalah dengan menerima dan mengampuni. Mengampuni masa lalu yang mungkin selalu menghantui dan selalu menjadi alasan ketika sedang marah. Sehingga, hidup dapat dinikmati dengan sebaik-baiknya dan diisi dengan segala sesuatu yang baik.

07Sep

Ketika engkau duduk, duduklah, caranya seperti yg engkau rasakan tiba di rumah. Duduk tidak mesti susah-susah. Ketika engkau duduk, duduklah sehingga duduk menjadi kedatanganmu saat sekarang. Nikmatilah kedatanganmu. Betapa indahnya merasakan bahwa engkau ada di rumah, bahwa rumuhmu yang sebenarnya adalah disini dan sekarang. Duduklah seperti itu, kegembiraan dan kedamaian mewujud.
Engkau memancarkan kegembiraan dan kedamaian ini dan ini bermanfaat bagi setiap orang di sekelilingmu…

How To Sit dari THICH NHAT HANH

“Menurut pribadi saya duduk hening atau meditasi sangat membantu.. Yang tadinya slalu tidak sabar, jadi sabar, yang tadinya malas tambah semangat. Bisa membuat pikiran jadi lancar. Dan duduk hening itu membuat badan sehat.”, Jelas Pak Dani.

1 2