hanesovia

17Oct

Kali ini Fun Eduventure SD Cipta Cendikia Bogor mengunjungi Eco Camp. Mereka mengambil paket 3 hari 2 malam. Fun Eduventure ini sendiri bertujuan untuk mengisi liburan tengah semester yang selalu dilakukan agar anak-anak tidak bosan kegiatan di kelas. Sekaligus, anak-anak bisa belajar di tempat lain selain di sekolah. Tiba di Eco Camp pada tanggal 15 Oktober 2018 pada pukul 10.00 WIB. Peserta Fun Eduventure ini ada 47 peserta yang -terdiri dari kelas 3, 4, 5 dan 6. Mereka sangat mudah beradaptasi dengan kebiasaan untuk menghargai keheningan yang ada di Eco Camp. Minum teh bersama-sama pun sudah mereka lakukan bahkan mereka juga mempunyai waktu hening di sekolah. Mereka juga mempunyai kebiasaan untuk cuci piring sendiri. Kebiasaan itu menjadikan mereka sangat luar biasa. Mereka sangat mandiri dan bertanggung jawab dengan barang bawaan mereka sendiri. Mereka juga dibiasakan untuk memanggil kakak kelas dengan sebutan kakak yang sekarang sudah sangat jarang ditemukan. Anak-anak ini yang membuat kegiatan mereka di Eco Camp menjadi sangat berkesan.

Banyak pengalaman baru yang mereka dapatkan, salah satunya adalah percaya pada teman dan harus berani. Nilai ini dikemas dalam permainan Trust Fall. Trust Fall adalah permainan yang mengharuskan pemainnya menjatuhkan diri dan ditangkap oleh teman-temannya dengan menggunakan alas kain. Dari Trust Fall, pemain dilatih untuk lebih berani dan percaya pada teman-temannya. Trust Fall dapat mempererat persahabatan.

27Sep

Hari ini 27 September 2018, Eco Camp kedatangan 113 anak SD Kelas 1-3 SD Kalam Kudus. Mereka ditemani oleh bapak/ibu gurunya. Seperti biasanya disambut dengan beberapa games. Mereka begitu antusias dan semangat mengikutinya. Mereka menikmati dan tertawa lepas. Acara selanjutnya adalah Tea Ceremony. Meminum teh bersama dalam keheningan. Mereka mendengarkan cerita perjalanan dari benih teh dengan saksama.

Selanjutnya, anak-anak SD Kalam Kudus dibagi menjadi 2 kelompok besar untuk mengikuti cerita tentang ‘Apa yang terjadi dengan rumah kita’. Cerita ini diberikan kepada anak-anak untuk membangun kesadaran bahwa sebenarnya yang terjadi pada bumi sekarang ini adalah ulah manusia. Tetapi, kita tidak hanya diam saja, kita harus melalukan sesuatu. Hal yang paling sederhana adalah membawa botol minum.

Setelah itu, mereka berkebun. Berkebun adalah kegiatan yang paling ditunggu-tunggu. Ada 2 pos besar yang diikuti oleh anak-anak. Pos 1 adalah menanam dengan sumbu sedangkan pos 2 adalah berkebun yang didalamnya terdapat 5 pos kecil. Lima pos kecil ini terdiri dari feeding Bunny, menyiram tanaman, menanam benih pada polibag, merawat tanaman dengan cara mencabuti gulma dan menyemai benih.

Setelah makan siang, akhirnya mereka pulang dengan membawa tanaman dengan sumbu yang sudah dibuat.

25Sep

RW 9 Arcamanik datang ke Eco Camp untuk melakukan “studi banding”. Tetapi, mereka tidak langsung ke Eco Camp, mereka memilih untuk ke TAHURA terlebih dahulu untuk belajar mengolah rasa. Olah rasa dan Forest Bathing dipimpin oleh pak Wawa Husin yang merupakan Budayawan Sunda yang membantu di Eco Camp. Forest Bathing adalah mandi hutan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Ketika berjalan-jalan di hutan maka kita akan mendapatkan phytoncides dari pohon-pohon. Phytoncides ini merupakan minyak alami yang ada dalam pohon dan termasuk dalam sistem pertahanan dari pohon. Phytoncides ini yang akan menyehatkan dan menyembuhkan.

Setelah Forest Bathing, mereka menuju ke Gua Jepang yang ada dalam TAHURA. Selanjutnya, mereka menuju ke Eco Camp untuk melihat dan mempelajari kebiasaan, apa yang diperjuangkan dan kebun Eco Camp. Mereka adalah keluarga-keluarga yang sudah melakukan pengolahan sampah dirumah masing-masing. Sehingga mereka datang untuk belajar dengan harapan mendapatkan sesuatu yang dapat berguna untuk mengembangkan RW 9 Arcamanik.

20Sep

Sepotong lirik lagu yang terngiang-ngiang di kepala saya adalah “Siapa bilang lansia tidak berguna?”. Dengan nada yang sama dengan lagu jadul “Balada Pelaut” tetapi liriknya diganti. Mereka bernyanyi dengan hati. Sudah lansia tetapi masih semangat. Eco Camp kedatangan tamu kunjungan dari lansia katedral Bandung, Ibu Surono dan teman-temannya. Mereka mengadakan rekoleksi di Eco Camp dengan Romo Ferry SW.

Dimulai dengan latihan chikung di halaman depan Eco Camp. Para lansia mengikuti setiap gerakan Chikung dengan semangat. Chikung adalah latihan untuk menyeimbangkan Yin-Yang yang didalam tubuh. Chikung sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit. Kurang lebih satu jam para lansia berlatih Chikung. Setelah selesai, mereka beristirahat selama 15 menit sebelum rekoleksi.

Seperti biasanya, para lansia disambut oleh kakak-kakak Ksatria Shambala dengan upacara minum teh dan sedikit sharing mengenai 7 kesadaran baru hidup ekologis yang merupakan pegangan dan yang selalu kami perjuangkan di Eco Camp. Mereka sangat antusias dan masih punya semangat yang luar biasa untuk belajar. Karena mereka masih berguna dan punya cinta yang sangat besar.

Ditemani oleh Bunda Teko (Pendiri Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup) yang sangat aktif di kegiatan-kegiatan lansia dan organisasi Wanita Katolik Bandung, para lansia sangat senang dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena mereka juga disambut oleh Bunda Teko.

Kegiatan rekoleksi diakhiri dengan misa yang dipimpin oleh Romo Ferry. Dalam khotbahnya, Romo berpesan kepada mereka agar mereka mampu menjadi lansia yang berbahagia. Sungguh-sungguh menjadi manusia beragama yang menghargai keberagaman dan kemajemukan.

15Sep

Pelajaran ini berawal dari ketika saya melihat ibu Shierly sedang mengelap meja-meja di ruang makan dengan bahagia. Bukankah mengelap meja adalah pekerjaan ibu Ntin atau ibu Titin ? Dipenuhi rasa penasaran, saya mendekati ibu Shierly. Rasa penasaran itu akhirnya saya utarakan. Ibu Shierly mengatakan bahwa, beliau sedang melakukan sesuatu untuk mematahkan kebiasaan yang sudah ditanam sejak 350 tahun yang lalu. Kebiasaan majikan dan jongos. Banyak orang yang menganggap bahwa, pekerjaan mengelap meja adalah pekerjaan yang pantas dilakukan oleh asisten rumah tangga bukan majikan. Semenjak adanya kolonial, pembagian kasta itu mendarah daging dan menjadi kebiasaan. Sesungguhnya, mengelap meja bukan pekerjaan asisten rumah tangga tetapi pekerjaan semua manusia berkualitas. Bukannya itu yang disebut equality?

12Sep

Planet Bumi sedang dalam bahaya. Polusi di darat, laut dan udara mengancam tak hanya manusia, tapi juga makhluk lain di alam semesta. Kita semua tahu hal ini. Hutan yang ditebangi dan gundul, kebakaran yang terjadi setiap tahun. Kehidupan fauna dan flora di hutan, gunung, dan lautan rusak dan binasa. Semuanya karena kita penyebabnya: manusia. Tanah menjadi gersang, tak bisa lagi ditanami. Lebih parah bahkan. Terkontaminasi oleh pestisida. Pada puncaknya, manusia ternyata boros dengan sumber alam. Yang sesungguhnya tak hanya untuk manusia di masa kini. Tapi juga anak-cucu kita kelak di masa depan.

Apa kata makhluk hidup lain ? Apa yang bisa kita lakukan sekarang? Dengan niat menyebarkan kebaikan. Mari belajar bersama di Eco Camp demi dunia yang lebih baik.

Aktivitas

Aktivitas untuk TK dan SD

Surprise Vegies (Menggambar dan Menanam Benih) – TK/SD (Kelas 1,2 dan 3)

Kegiatan Surprise Vegie dilakukan di kebun. Dengan ditemani oleh kakak-kakak instruktur yang disebut Ksatria Shambhala, adik-adik berkeliling di area kebun EcoCamp. Setelah itu, setiap adik memilih satu jenis sayuran yang dilihat di kebun untuk digambar. Adik-adik harus fokus dengan tanaman yang dipilihnya sendiri, berusaha menggambar sebagus mungkin, juga harus tahu nama sayuran tersebut. Selanjutnya, setelah selesai menggambar, adik-adik akan diberi benih tanaman sesuai dengan yang digambar. Benih tanaman itu untuk ditanam dirumah. PRnya adalah: adik-adik harus menanam benih. Memeliharanya. Menyiraminya. Sampai tumbuh dengan baik dan sehat. Setelah tumbuh, adik-adik harus memperhatikan tanaman tersebut dengan cermat. Bandingkanlah dengan gambar yang aik-adik buat di Eco Camp. Apakah sama bentuknya? Warna daunnya? Bentuk batangnya? Tinggi atau panjangnya!?. Jika ya, maka adik-adik sudah berhasil merawatnya
dan menumbuhkannya dengan benar. Jika tidak, maka adik-adik harus belajar lagi untuk menggambar dan merawat tanaman. Gampang kan?

 

Pebbles Meditation (Menggambar di atas Batu) – TK/SD (Kelas 1,2 dan 3)

Kegiatan Pebbles Meditation dilakukan di dalam ruangan dan dalam keadaan hening. Adik-adik akan  diberikan 4 buah batu dan diberi spidol warna. Pertama-tama, adik-adik akan diajak untuk duduk hening dan mulai diceritakan bahwa setiap manusia akan pasti mempunyai 4 sifat yaitu indah seperti bunga, kuat seperti gunung, tenang seperti air dan luas seperti langit. Setelah itu, dimulai dengan menggambar bunga
di salah satu batu. Begitu seterusnya sampai 4 batu tergambar. Selanjutnya batu-batu ini satu persatu disimpan di depan dada dan kakak-kakak akan menceritakan tentang simbol-simbol yang ada di batu tersebut. Setelah itu, batu-batu ini dibawa pulang dan disimpan dikamarnya masing-masing untuk dilihat ketika suatu saat adik-adik merasa sedih dan putus asa.

Menanam Sumbu Kompor – SD (Kelas 4,5 dan 6)

Kegiatan menanam dengan sumbu kompor ini akan dilakukan di Camping Ground Eco Camp. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pertanian yang sederhana. Bertani dengan cara “sumbu kompor” bisa dilakukan di tengah masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan yang banyak dan waktu yang sedikit. Dengan ditemani kakak-kakak, adik-adik akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian, botol plastik yang sudah dibawa, dipotong 1/4 bagian atasnya dan tutup botolnya dibuat lubang. Setalah itu, sumbu dimasukkan kedalam botol dan dilewatkan melalui tutup botol yang sudah dilubangi dan disimpan di bagian 1/4 botol yang disimpan di bagian atas. Bagian 3/4 botol diisi air hingga sumbu kompor terendam. Setelah itu adik-adik boleh membawa hasil dari “sumbu kompor”nya sendiri.

 

Aktivitas untuk SMP dan SMA

Council Of All Beings – SMP

Kegiatan Council Of All Beings ini adalah teater simbolik yang merupakan teater penyadaran akan hubungan manusia dengan semesta alam. Dalam kegiatan ini, adik-adik akan berlatih untuk mendengar suara-suara yang ada di alam. Setelah itu, ditantang untuk membuat topeng hewan dan tanaman yang akhirnya dipakai saat pertunjukkan. Teater ini membuat kita lebih dekat dan merasakan kehadiran makhluk hidup lain selain manusia.

NgeMol Yuk! – SMP

Kegiatan ini akan dilakukan di camping ground. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberitahu tentang mikroorganisme, manfaat dan peran mikroorganisme untuk alam semesta. Selain itu, menambahkan kepekaan anak-anak bahwa sebenarnya selama ini hidup kita dibantu oleh makhluk kecil yang tidak terlihat. Pertama, kakak-kakak akan menjelaskan peranan mikroorganisme di alam semesta sebagai penggembur tanah dan penyedia nutrisi sebagai tanaman. Peranan MOL sendiri berguna sebagai pupuk cair untuk tanaman. Setelah itu, kakak-kakak akan mempraktikan cara pembuatan mol dengan sederhana: pertama memasukan sampah organik sebagai sumber bakteri, lalu memasukan air cucian beras sebagai “rumah” para bakteri, setelah itu menambahkan ampas kecap sebagai “makanan” bakteri dan dijelaskan proses dalam bahan tersebut. Kemudian, adik-adik akan diberi kesempatan untuk membuat mol per kelompok. Setelah selesai, adik-adik boleh membawa MOL yang sudah jadi dalam botol kecil.

 

Generation Wake Up – SMA

Generation Wake Up adalah simposium untuk menyadarkan adik-adik mengenai permasalahan dunia. Dalam simposium ini, adik-adik akan ditantang untuk menjawab empat pertanyaan yaitu “Siapa Kita (Personal dan Generasi)?”, “Dimana Kita Berada?”, “Apa yang harus kita rubah?” dan “Apa yang bisa kita lakukan”. Dalam sesi ini juga, adik-adik akan mendapatkan data, video dan kegiatan-kegiatan kecil didalamnya dan diakhiri dengan menerima kartu komitmen dan memakai gelang komitmen. Kartu komitmen ini yang akan ditulis dengan komitmen-komitmen atau janji konkret yang mau adik-adik lakukan dan perjuangkan untuk kebahagiaan ibu bumi. Gelang komitmen ini yang akan membuat kita terus mengingat apa yang kita tulis dalam kartu komitmen tersebut.

 

Harga

Minimal 15 orang per kunjungan

– Kegiatan 2 jam Rp.25000 per orang

– Kegiatan 4 jam Rp.55000 per orang

 

Rundown

Kegiatan 2 Jam

09.00 – 09.30 Pembukaan & Tea Ceremony

09.30 – 11.00 Aktivitas (salah satu aktivitas  yang sesuai dengan pilihan)

11.00 Snack sederhana

Kegiatan 4 Jam

09.00 – 09.30 Pembukaan & Tea Ceremony

09.30 – 10.30 Apa yang terjadi dengan rumah kita

10.30 – 12.00 Aktivitas (salah satu aktivitas yang sesuai dengan pilihan)

12.00 – 13.00 Makan siang sederhana

1 2 3 4