hanesovia

08Sep

Bayangkan pohon yang tumbuh bersama di hutan. Mereka tidak berbicara, tapi mereka dapat merasakan kehadiran sesamanya. Ketika melihat mereka, kita akan mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apapun. Tetapi mereka tumbuh dan menyediakan udara bersih untuk kehidupan dapat bernafas. Alih-alih menggambarkan meditasi duduk sebagai latihan konsentrasi, melihat lebih mendalam, dan mendapatkan ilmu. Saya menggambarkan meditasi duduk adalah untuk menikmati kebahagiaan dari duduk, sepenuhnya hidup dan dekat dengan keajaiban kerja tubuh, udara bersih, suara manusia dan burung-burung, dan perubahan warna langit.

Thich Nath Hanh – How To Sit

Pikiran yang dangkal mengalahkan hati yang melihat secara mendalam. Tujuan, target, deadline, dan masih banyak lagi, apapun itu selalu dipikirkan setiap waktu. Hari yang berlari begitu cepat menjemput minggu, bulan bahkan tahun membuat kita lupa untuk bernapas. Napas yang paling penting dalam hidup saja dilupakan apalagi berhenti melakukan sesuatu. Tidak melakukan apapun, bukan hal fisik saja tetapi hal-hal yang bukan fisik seperti berpikir. Doing nothing bukan berarti kita bermalas-malasan. Tetapi kita lihat kembali ke dalam hati kita dan rasakan sekeliling kita. Dengan latihan ini kita dapat merasakan orang lain dan merasa satu dengan alam semesta. Latihan ini mengasah rasa.

Saya sedang melatih diri untuk mengerjakan segala sesuatu dengan hati. Apapun itu talenta yang harus saya pertanggung-jawabkan. Sebesar dan sekecil apapun tanggung jawabnya.

08Sep

Melihat secara mendalam.
Itulah melambat.
Sesungguhnya duduk hening sangat berguna. Membantu kita untuk sembuh dan berubah menjadi lebih baik.
Membantu kita bertemu dan melihat diri kita secara mendalam dan juga melihat sekeliling kita dengan lebih jelas dan jernih.
Melihat secara mendalam akan membuat relung batin kita menjadi terang.
Dan masuk ke dalam hati untuk melihat sifat asli.

– Thich Nath Hanh (How To Sit)

07Sep

Mengapa kita duduk ?
Ketika kita duduk, duduk akan membawa kegembiraan dan menutrisi diri kita dan orang lain.
Setiap kali kita duduk, duduk yg sedemikian rupa dapat membawa keuntungan bagi dunia.
Ketika kita duduk, kita menyatu dengan alam, kita melepaskan segala ketegangan, kita merasakan ketenangan
Kita merasakan kebahagiaan ketika
kita duduk seperti bunga teratai bukan seperti arang yang membara..ūüėÉ

Ibu Phei mengatakan bahwa, rutinas yg begitu padat membuat saya sulit untuk duduk tanpa melakukan sesuatu. Duduk hening baru saya rasakan setelah beberapa kali datang ke Eco Camp menikmati suara-suara alam walau hanya beberapa menit. Duduk hening memberikan energi tersendiri untuk menghadapi tugas-tugas yang telah menunggu untuk hari-hari berikutnya.

THICH NATH HANH – How To Sit

07Sep

“Memikirkan diri sendiri itu baik, tetapi memikirkan diri sendiri dalam tim itu egois”.

Banyak hal yang membuat manusia salah memandang dunia dan mengejar sesuatu yang salah. Mengapa? Karena, sebenarnya manusia mempunyai Delapan Kesadaran. Delapan Kesadaran inilah yang menunjukkan keberadaan kita sebagai manusia. Delapan Kesadaran tersebut adalah :

  1. Kesadaran Penglihatan
  2. Kesadaran Pendengaran
  3. Kesadaran Penciuman
  4. Kesadaran Pengecap
  5. Kesadaran Perasa
  6. Kesadaran Pikiran
  7. Kesadaran Emosi
  8. Kesadaran Alayah

Kesadaran nomor 1 sampai dengan kesadaran nomor 5 adalah lima panca indra yang sering disebut sebagai kesadaran badan. Selanjutnya adalah kesadaran pikiran yang lebih tinggi dari kesadaran badan. Kesadaran ini yang sering disebut six sense. Selanjutnya adalah kesadaran emosi. Kesadaran Emosi lebih tinggi dari kesadaran pikiran apalagi kesadaran badan. Emosi itu baik, yang tidak disarankan adalah langkah setelah ada reaksi emosi tersebut. Emosi bergerak lebih cepat dari pada pikiran dan badan. Kesadaran yang terakhir adalah kesadaran alayah. Kesadaran ini seperti gudang. Gudang yang kosong maupun penuh.

Singkatnya, ketika kita merasa jengkel, emosi, bahagia dan apapun yang kita rasakan akan disimpan dalam gudang tersebut. Semuanya akan disimpan terus disitu sampai suatu saat penuh. Gudang ini menunjukkan siapa diri kita sebenarnya. Ketika yang terkumpul didalam gudang adalah sesuatu yang negatif maka secara tidak sadar kita selalu memelihara hal itu dan menjadi orang yang selalu negatif, dan sebaliknya ketika kelakuan dan pikiran baik yang selalu disimpan maka yang kita lakukan dan pikirkan akan selalu baik adanya.

Ketika gudang sudah penuh dengan yang buruk maka gudang ini harus dikosongkan. Setelah dikosongkan baru diisi lagi dengan hal-hal yang baik. Cara mengosongkannya adalah dengan menerima dan mengampuni. Mengampuni masa lalu yang mungkin selalu menghantui dan selalu menjadi alasan ketika sedang marah. Sehingga, hidup dapat dinikmati dengan sebaik-baiknya dan diisi dengan segala sesuatu yang baik.

07Sep

Ketika engkau duduk, duduklah, caranya seperti yg engkau rasakan tiba di rumah. Duduk tidak mesti susah-susah. Ketika engkau duduk, duduklah sehingga duduk menjadi kedatanganmu saat sekarang. Nikmatilah kedatanganmu. Betapa indahnya merasakan bahwa engkau ada di rumah, bahwa rumuhmu yang sebenarnya adalah disini dan sekarang. Duduklah seperti itu, kegembiraan dan kedamaian mewujud.
Engkau memancarkan kegembiraan dan kedamaian ini dan ini bermanfaat bagi setiap orang di sekelilingmu…

How To Sit dari THICH NHAT HANH

“Menurut pribadi saya duduk hening atau meditasi sangat membantu.. Yang tadinya slalu tidak sabar, jadi sabar, yang tadinya malas tambah semangat. Bisa membuat pikiran jadi lancar. Dan duduk hening itu membuat badan sehat.”, Jelas Pak Dani.

06Sep

Bumiku, rumahku. Bumi adalah planet ketiga dalam tata surya kita. Bumi masih menjadi satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh manusia. Bumi buatku adalah rumah. Tempat yang akan sangat kurindukan jika suatu saat aku berada di luar angkasa. Sayangnya, rumah kita sudah tak seindah dulu lagi karena ulah kita.

Tetapi, saat ini sudah banyak sekali manusia yang sadar dan melakukan banyak gerakan cinta lingkungan. Mereka melakukan karena sadar bahwa bumi adalah rumah kita yang wajib kita pelihara. Lewat karya, beberapa orang menyerukan dan melakukan gerakannya. Simon Sajaya dan Ari Kpin menyanyikan lagu yang berjudul PELIHARA BUMI KITA. Lagu dengan nuansa sangat Indonesia ini membuat satu komen melayang di akun youtube beliau. Meminta izin untuk menulis sesuatu tentang lagu ini dan diizinkan oleh beliau.

Lagu ini berisi tentang curahan hati dan ajakan untuk mari bersama-sama memelihara rumah kita. Selain itu, liriknya adalah teguran kepada sesama umat manusia. Lagu ini mengibaratkan bahwa ketika tidak ada perusak Bumi maka surga akan kita nikmati di dunia ini. Disetiap liriknya ada berjuta-juta harapan dari pembuatnya, ada pesan dari banyak orang yang dititipkan dalam tiap-tiap huruf yang akhirnya membentuk kata berkat spasi. Alunan ini akan menjadi doa sepanjang masa ketika ada orang menyanyikan lagu ini.

Kita perlu hidup harmonis dengan alam karena perilaku kita menentukan nasib kita. Mulai sekarang, lakukan saja hal-hal kecil yang mampu membuat Bumi tersenyum. ‚ÄĚAnything is better than nothing‚ÄĚ.

Untuk bapak Simon Sanjaya dan bapak Ari Kpin, terima kasih untuk sudah menginspirasi.

Silahkan untuk cek videonya : https://www.youtube.com/watch?v=XhNNAhdImzM&feature=youtu.be

03Sep

Teh adalah minuman sederhana yang biasanya disuguhkan untuk para tamu yang datang di Eco Camp. Menurut sejarah, teh ditemukan di Tiongkok sudah mendunia. Teh bisa dikatakan minuman semua umat. Minum teh ternyata sudah menjadi kebiasaan ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Ada berbagai macam cara untuk minum teh. Begitupun minum teh di Eco Camp.

Di Eco Camp, semua tamu yang datang selalu disambut dengan upacara minum teh. Minum teh ditemani keheningan. Diberikan dengan senyuman dan tatapan mata. Secangkir teh yang sudah diterima, harus digenggam untuk merasakan kehangatan teh tersebut. Setelah itu, akan dikisahkan perjalanan dari benih teh yang sudah berubah menjadi secangkir teh.

 

Benih teh yang ditanam para petani teh tidak hanya diam. Tetapi, benih ini tidak putus asa. Benih ini berniat untuk berubah menjadi sesuatu yang lebih baik. Berkat bantuan cacing tanah, mikroba, mineral dan air yang ada dalam tanah, benih mulai memunculkan akarnya. Perlahan-lahan akarnya mulai menyebar dan masuk kedalam tanah. Setelah itu, benih berjuang untuk mulai tumbuh menembus tanah. Kesakitan yang benih rasakan, tetapi benih tetap mau berjuang. Akhirnya, benih muncul dipermukaan dan bertemu dengan sinar matahari, udara dan air. Kemudian benih mulai melepaskan cangkangnya dan mengeluarkan daun pertamanya.

Tiga tahun berlalu, benih teh ini sudah menjadi pohon teh yang indah. Dirawat dengan penuh cinta oleh para petani. Tiba saatnya untuk memanen, daun teh kemudian dipetik oleh petani dan dan dibawa pulang untuk dikeringkan. Lagi-lagi daun teh harus merasakan panas ketika dijemur di bawah teriknya matahari. Setelah kering, dibawa ke pasar dan dijual oleh para pedagang. Daun teh kering inilah yang dibeli oleh ibu-ibu dapur.
Selain perjuangan benih, ada juga bantuan awan yang ketika berkumpul semakin banyak diatas, akan turun dalam bentuk hujan. Air hujan yang turun akan masuk ke dalam tanah dan muncul kembali ke permukaan dalam bentuk mata air. Mata air inilah yang digunakan untuk menyeduh dauh teh. Butuh perjuangan banyak tokoh untuk teh dapat hadir didalam gelas. Perjuangan alam semesta. Kebaikan alam semesta yang berkumpul dalam secangkir teh. Minum teh dengan penuh kesadaran membuat manusia menjadi satu dengan alam. HARMONI.

30Aug

Kebaikan harus terus menerus dibagikan. Hari ini para kakak-kakak Ksatria Shambala menemani 71 anak kelas VII SMP Bintang Mulia, Bandung. Tiba di Eco Camp dengan seragam putih biru ditemani oleh bapak-ibu gurunya. Seperti biasanya disambut dengan tea ceremony. Kemudian, diceritakan dan mereka belajar mengenai apa yang terjadi pada “Rumah Kita”, Bumi. Ya, Rumah Kita yang sudah penuh dengan polusi dan sampah. Tetapi, harapan akan selalu ada selama masih ada yang mau berjuang. Harapan untuk anak-anak pemilik masa depan adalah seperti perjuangan pasir kuarsa yang harus rela dipanaskan untuk dibentuk menjadi bola lampu. Bola lampu yang akhirnya dapat menyinari dunia. Salah satu perjuangannya adalah dengan membawa botol minum. Siapa yang membawa botol minum? Dengan semangat mereka mengangkat botol minumnya. Satu botol minum isi ulang telah menyelamatkan Bumi dari 2 botol minum kemasan dalam 1 hari.

Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan di kebun organik Eco Camp seperti menanam diatas sampah organik, menyemai dan merawat tanaman dengan cara mencabut gulma. Ada beberapa anak yang kurang nyaman ketika harus bersentuhan langsung dengan tanah. Tetapi, sebagian besar sangat senang ketika mereka diberi kesempatan untuk menyemai dan mencabut gulma. Mereka sudah menabur benih baik yang suatu saat akan mereka panen. Mereka sudah menjadi bola lampu yang dapat menyinari dunia.

28Aug

Sesungguhnya tidak ada tempat sampah didunia ini. Tuhan pun tidak menciptakan tempat sampah apalagi sampah. Tetapi manusia sangat serakah karena selalu merasa tidak cukup. Apalagi soal berbelanja. Tidak dipungkiri, kaum wanita sangat senang melihat 4 huruf ini ”S A L E”. Beli dulu mumpung diskon. Sehari atau seminggu kemudian, kaum wanita dapat membeli lagi ketika melihat “S A L E”. Seterusnya selalu seperti itu sampai terkadang ada pakaian yang baru sekali dipakai. Mirisnya ada juga pakaian yang belum pernah dipakai.¬†Padahal, untuk membuat 1 buah baju diperlukan air sebanyak 26000 Liter air. Selain air, masih banyak lagi sumber daya yang terbuang-buang.

Ternyata manusia menimbun sampah di dalam lemarinya sendiri. Jika sudah terlanjur maka berikan yang tidak dipakai kepada orang yang membutuhkan. Setelah itu, ubah pola hidup. Ibu Shierly, selaku ketua Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup melakukan 9R tersebut, salah satunya adalah “R E U S E”. Ibu Shierly sampai saat ini masih menggunakan dress ungu miliknya yang sempat robek. Ketika dress ini robek, beliau tidak langsung membuangnya. Dress ungu ini dijahit lagi dan digunakan.

Ini cerita tentang perjuangan Ibu Shierly… Kamu?

28Aug

Bumi sudah tidak mampu lagi menampung manusia. Apalagi sampah yang dihasilkan makin bertambah tiap tahunnya. Mulai dari sampah organik sampai anorganik. Bumi sudah tidak sanggup untuk mengurainya dan mustahil jika manusia harus pindah ke Mars. Sehingga, manusia yang harus berubah. Apa yang harus berubah? Perilaku dan pola hidup. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pak Alex Iskandar, salah satu pendiri Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup. “REUSE”. Ransel Rucksack yang dibeli pada tahun 1991 masih di pakai sampai sekarang. Apakah selama 27 tahun ini ransel tidak robek? Pasti robek. Tapi, tidak langsung dibuang dan menjadi sampah. Rucksack tua ini dijahit dan dipakai lagi sampai sekarang. Bahagia melihat wajah gembira Pak Alex memegang Rucksack 27 tahunnya. Ayo teman-teman jangan mau kalah sama Pak Alex.

                                                           UBAH POLA PIKIR DAN POLA HIDUP

1 2 3 4