KEPEMIMPINAN EKOLOGIS ANGKATAN KE-3

22Apr

Kembali lagi diadakannya Kepemimpinan Ekologis angkatn ke-3 (KE-3), kali ini KE-3 dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 30 April 2019 sebagian besar rangkaian kegiatan dilakukan di Eco Camp Bandung, namun ada juga yang dilaksanakan di Taman Hutan Raya Djunda, dan Tebing keraton, selain itu juga diadakan rekreasi berkeliling bandung, mulai dari Tangkuban Perahu, Saung angklung Ujo, Asia Afrika, Gedung Sate, hingga jalan Cisangkuy. Pesertanya berasal dari seluruh indonesia, ada yang berasal dari Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan ada pula yang berasal dari Sulawesi. Para peserta dikirimkan dari komunitasnya masing – masing untuk mengikuti pelatihan menjadi pemimpin ekologis, komunitas tersebut tentunya memiliki harapan besar kepada para perwakilannya yang dikirimkan untuk mengikuti kegiatan ini, agar dapat menjadi pemimpin ekologis di komunitasnya masing – masing.

Materi – materi yang disampaikan dikemas dengan kegiatan menarik, mulai dari berlatih melakukan segala sesuatu dengan penuh kesadaran (seperti jalan berkesadaran, duduk berkesadaran, makan berkesadaran dan total relaksasi), pengenalan 7 kesadaran baru untuk hidup lebih ekologis, penjelasan dan praktek mengenai permakultur dan pertanian organik, penjelasan  pengolahan sampah menjadi kompos, pembuatan ecobrick, simposium Awakening The Dreamer untuk mengetahui keadaan rumah kita (bumi) saat ini, dan apa yang bisa kita lakukan untukmasa depan. Selain itu para peserta juga diajak untuk merenungi keadaan tentang diri kita sebelumnya, lalu membangkitkan harapan yang kita miliki, selain itu juga masih banyak kegiatan dan games – games yang dilakukan dengan menyenangkan namun penuh arti didalamnya.

Para peserta KE-3 ini begitu merasa senang dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti, seperti yang disampaikan oleh salah seorang pesrta yang berasal dari Sleman Jogjakarta bernama Yustinus Gino “perasaan saya mengikuti KE-3 ini yaitu sangat bahagia, kami memperoleh rasa yang luar biasa, melalui KE-3 ini Eco Camp membantu kita memahami bumi pertiwi kita merasakan bahwa kita terkait langsung dengan alam semesta,
bahwa kita hanyalah butiran debu kecil yang dicintai oleh tuhan. kegiatan di Eco Camp ini sangat positif, sangat inspiratif untuk kita semua. Setelah dari eco camp kita diutus, minimal kita berkomitmen melakukan apa yang bisa dilakukan di keluarga, tempat kerja, dan lingkungan sekitar, yang penting benih yang ditanam oleh Eco Camp yang dasari rasa cinta harus kita bawa sebagai kabar kembira kemanapun kita berada. Kegiatan ini memberi pengalaman baru untuk kita semua.”

Share it on :