SANTA URSULA KE ECO CAMP

15Feb

Kegiatan kali ini sedikit unik karena diawali dengan duduk hening. Diawali dengan suara genta sebanyak 3 kali, peserta diajak untuk mulai menyadari nafas masuk dan nafas keluar. Mengapa nafas? Karena nafas adalah jembatan yang menghubungkan pikran dengan tubuh. Pikiran sering melayang-layang memikirkan sesuatu yang lain ketika raga sedang duduk atau berdiri. Sehingga, tujuan dari duduk hening ini sendiri adalah untuk membuat kita menjadi lebih tenang dan fokus untuk menjalani aktivitas selanjutnya.

“Saya merasa terkoneksi kembali dengan alam dan semua ciptaan Tuhan ketika mengikuti upacara minum teh”, ujar Suster Magda yang menemani tenaga penunjang santa Ursula ke Eco Camp. Tidak hanya Suster Magda, masih banyak lagi yang merasakan kebahagian karena secangkir teh yang sederhana. Tanpa disadari, teh ini sudah disiapkan bertahun-tahun yang lalu ketika para petani menanam benih teh. Selain itu, teh ini adalah perjuangan semua tokoh di alam semesta.

Tenaga penunjang santa Ursula yang datang ke Eco Camp terdiri dari tenaga penunjang di beberapa unit yaitu TK, SD, SMP dan Yayasan. Mereka yang sudah berkegiatan dari pagi, masih tetap bersemangat mengikuti kegiatan terakhir yaitu komitmen. Komitmen ini didiskusikan per masing-masing unit sesuai dengan apa yang sudah mereka dapatkan di Eco camp. Komitmen-komitmen kecil ini yang akan dijalani di setiap unit di santa Ursula yang terletak di jalan Bengawan, No 2 Bandung.

Share it on :